FYI about Stand Up Comedy Smanell (Sucs)

3 minggu terakhir ini gue mulai cari-cari info sama anak smanell kelas XI IPA membicarakan Komunitas Stand Up comedy di sekolah mereka, awalnya masih ragu buat bikin komunitas kayak gini, soalnya yang gue khawatirin masyarakat SMA N 1 Leuwiliang nya itu sendiri belum siap untuk mengkonsumsi stand up comedy atau bahkan ada yang masih buta akan pemahaman stand up comedy, tapi setelah dipikir lagi “stand up kan udah mulai menjalar dari 2011, masa sih udah 2013 mereka belom tau?” nah dari situ gue berasumsi bahwa mereka setidaknya udah sekedar tau, ibarat anak IPA mengetahui buku Ekonomi, tau sih, bisa dilihat dari covernya, cuma isinya apa? ya nggak tau, intinya belum bisa melahirkan tawa dari bit yang dikeluarkan oleh seorang comic baru atau kita bisa sebut saja belum bisa “menikmati” stand up tersebut dari pendalaman filosofisnya.

Kalo ada yang nanya : “Kenapa sih buat komunitas Stand Up Comedy di lingkungan pendidikan? khususnya yang insya allah mau di buat untuk warga smanell ini? buat apa? gunanya apa?

Jawabannya sih sederhana : Kalau yang kalian tau selama ini dari stand up comedy itu hanya sebuah lelucon yang menimbulkan tawa, kalian salah besar, di luar negri, bahkan sekarang pun di Indonesia, Stand up comedy telah menjadi salah satu media pencerdasan, media public speaking, media berpendapat serta media yang bikin bangsa indonesia bersatu untuk tidak saling salah paham, miss-communication ataupun sensitif terhadap perkataan yang selama ini membuat Indonesia ribut sendiri, marah-marah sendiri yang padahal itu muncul dari sebuah hal-hal kecil, padahal coba kita tertawa sejenak, tertawa mulai dari menertawakan diri sendiri, dengan tertawa perbedaan kasta pun hilang, miskin, kaya, jelek, ganteng, pendek, tinggi, tidak ada yang peduli, semua lupa akan hal itu karena fokus di satu titik, yaitu tawa. Dan seperti yang udah gua jelasin di post “Istilah dalam perjuangan seorang comic” bahwa memberikan pengamatan, pendapat, atau pengalaman pribadinya. Mengutarakan keresahan, mengangkat kenyataan, memotret kehidupan sosial masyarakat itu bisa dilakukan dalam stand up comedy, apalagi comicnya adalah dari siswa atau siswi itu sendiri, yang gue rasa mampu memberikan kesan kritis keresahannya sebagai pelajar, mampu merangsang nalar kecerdasan dalam kehidupannya dan mengangkat kejanggalan (kalau ada) dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pelajar yang pastinya harus dibawakan secara lucu dan jenaka.

Terus kalo ada yang nanya lagi : nanti itu komunitas kegiatannya apa?

Ya jawabannya sederhana lagi :Β Kegiatan rutin sebuah komunitas Stand up comedy di seluruh Indonesia adalah “open mic”,Β yaitu kegiatan menjajal materi dengan waktu yang disesuaikan oleh siapapun yang ingin menjadi comic baru untuk mengukur kemampuan dia dalam melakukan “stand up comedy” dan open mic ini wajib dilakukan oleh anggota komunitas, tapi bukan berarti hanya anggota komunitas yang boleh jajal materi, siapapun boleh, tapi nggak wajib. note : Tidak semua kegiatan stand up comedy itu open mic

tapi supaya ga bosen, komunitas bakal bikin varian kegiatan seperti : adu one liner, Battle of comic dengan tema yang ditentukan, sharing bareng dan belajar pendalaman stand up bareng di forum, serta melatih yang namanya “public speaking.”

Nah sekarang terserah kalian, mau gabung atau ngga, itu hak kalianπŸ™‚ , yang pastinya sekarang udah tercatat sekitar 15 orang kelas XI IPA yang antusias mendukung kegiatan ini, dan saya harap bakal ada positive signal dari guru ataupun OSIS yang juga ingin mendukung kegiatan ini.

Ada ide itu baik, tapi percuma dipendem lama lama, orang-orang itu butuh realisasinya, kadang ada orang memiliki segudang ide, tapi hanya sebatas ide dan tidak tumpah jadi nyata. “Sebuah tren akan rentan terhadap mentalitas ikut-ikutan”Β  bukan berarti kalian yang gabung disini adalah yang ikut-ikutan, tapi kalianlah pelopor, membantu dalam mendirikan, menyemangatkan untuk meramaikan, dan ketika keramaian ini berjalan barulah orang-orang akan melihat pada kita apa yang bisa kita lakukan.πŸ™‚

“- @DimasRamdhanP says Viva La Komtung !”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s